merried part 2
Tuesday, December 4th, 2007does anybody know… klo gw pelacur? pelaku cucurhatan… hahahaha.. pasti dah pada ngeres ajah da…
my topic for this time is marriage…
pernikahan… buat gua pada intinya akan terfokus pada pemenuhan kebutuhan seksual…
penghalalan atas hubungan intim…
gua pikir intinya kesonoh lagi…
maksudnya,pemaknaan pernikahan itu sendiri nampaknya telah bergeser…
untuk memperoleh keturunan.. bukan saya merutuki tentang kemampuan manusia untuk memperoleh keturunan…
tapi apakah harus… menikah untuk memperoleh keturunan?
entah kenapa.. saya pikir, pernikahan sekarang hanya sebagai pemenuhan nafsu?
ga semua…
tapi yang saya liat kaya gitu…
buktinya? sekarang banyak banget kasus-kasus kayak kawin kontrak, nikah sirih, pernikahan untuk memenuhi super ego mereka?
kebutuhan untuk tidak merasa kekurangan, alias menikahi orang kaya ga peduli cinta, bentuk, usia bahkan gender…
ya hanya buat jaminan hidup enak…
ya engga?
pernikahan menjadi sesuatu yang komersil, karena uang. bete banget ga sih?
kemana sih asas-asas yang dulu ada?
kadang jadi malah merembet ke makna ketulusan itu apa?
cinta itu apa?
dan kenapa kita harus berpasangan?
well, selain karena alasan bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan…
nah konteks inih…
apa yang kita cari dari seorang pendamping hidup?
apakah pendamping ituh akan sesuai dengan harapan kita? tergantung ikhtiar katanya….
pendamping hidup ituh harus saling melengkapi…
ga harus sama… da ga mungkin sama
tapi harus bisa saling melengkapi kekurangan….
kita emang beda makhluk…
perbedaan ituh kan yang bikin hidup lebih bermakna? penuh tantangan…
pada intinya gua pikir kita merupakan garis sejajar yang ga akan nemuin satu titik temu…
kita berjalan seiringan… beradaptasi dengan segala perbedaan…
yang penting arahnya sama…
oh ya, balik ke konteks bahwa manuso diciptakan berpasang-pasangan…
dengan perbandingan yang ada bahwa, perbandingan jumlah lelaki dan perempuan adalah 1:4
dan belum lagi dengan fakta banyaknya kaum adam yang nearly perfect (good looking, nice body, rich, smart, nice dan memenuhi kriteria masing2 individu cewe) ituh gay…
hiks… kasian banget sih cewe-cewe?
apakah dengan fakta yang seperti ini… wanita memang dikodratkan untuk di’madu’?
poligami…
atau malah jadi bahwa stiap laki dapet satu perempuan, dan sisanya bakalan jadi lesbi?
hmm atao gini?
jumlah laki yang dikit ituh, masih dikurangi dengan jumlah kaum gay..
terus sisanya dapet jatah satu cewe ato lebih dikit lah…
terus sisa cewe yang ga punya pasangan juga jadi berevolusi… efek emansipasi? ga juga ah…
jadi lebih macho?
lebih independent, bisa memenuhi semua kebutuhannya, lebih cerdas…. pokonya jauh lebih hebat dari lelaki.
dan mereka tidak butuh lelaki lagi…
dan mereka memilih untuk menjadi lesbi…
masalah keturunan? mereka bisa ngadopsi…
atao malah jadinya….
mereka memutuskan untuk menjadi single fighter…
trus
di dunia jadi merajalela bank sperma…
jadi without a man, they still have clan?
mereka hanya butuh dildo?
hakhak… how pathetic…
duh…
aku ngomong apa sih?